Cari Blog Ini

Opening



Blog ini berisi sesuatu yang akan menggelitik Anda untuk berkomentar, merenung, tidak setuju, setuju, pro-kontra, senang, ketawa, sedih, menangis, takut, marah, seru dech pokoknya, sampai pada akhirnya Anda akan mengerti (baca) "SIAPAKAH SAYA SEBENARNYA.....".

Kita akan menjelajahi ke beberapa daerah di Indonesia (meskipun aku belum ke seluruh nusantara sih.. he..he..).

Pertama kita akan menyusuri wilayah Ibu Kota tercinta Jakarta. Kita ubek-ubek dari makanannya,tempat wisatanya, daerah-daerah bersejarahnya, transportasinya, sampai ke tempat-tempat yang agak-agak serem (serem copet, serem jambret, serem rampok, serem banjir, serem kebakaran, serem ehm..ehm.. Tiitt... SENSOR).

Berikutnya kita akan ke daerah kecil di Jawa Timur, aku biasa menyebutnya "Bangil, The Small Beautyful". Di sini akan dibahas (serius banget kalimatnya, he..he..) tentang Bangil yang doeloe hingga sekarang.

Selanjutnya daerah-daerah yang pernah aku kunjungi seperti Pontianak, Bengkulu, Pekanbaru, Bandung, Solo, Yogya,Purwokerto, de..el..el..

Menerima permintaan informasi. Sak mampuku yaa...


Ok, Tunggu tanggal mainnya...

Selasa, 06 Januari 2009

Wisata Kuliner di Jakarta

Hai... Para Petualang...
Sekarang aku mau berbagi informasi tentang wisata kuliner di beberapa wilayah di Jakarta. Kalo ke jakarta belum makan 'kerak telor' belum afdol. Aku pernah makan kerak telor dipameran flora fauna di Lapangan Banteng. Tapi kami pesan 1, soale aromanya agak gimana githo..
Setelah selesai dimasak, kami langsung makan berdua uhm... rasanya.. cukup sekali dech makan kerak telor, yang penting dah batalin hukum sunnahnya di jakarta he..he.. Sorry yaa... bagi pecinta kerak telor kalo aku gak begitu suka.

Dulu aku juga gak suka ama pempek palembang, soalnya pernah beli tapi rasanya apek. Tapi waktu temenku pulang bawa pempek katanya beli di Slipi, aku cuma berani nyoba sedikit takut gak suka. Gigitan pertama, ehm... langsung nggigit lagi, ternyata uenak...
Swuatu Swua'at aku diajak ke perempatan Slipi arah Hotel Sheraton tempat yang jualan pempek, akhirnya kita makan berdua di sana. Ternyata lebih enak karena lebih hangat. Sampai sekarang aku suka dech makan pempek. Harganya relatif murah hanya Rp.7.000an. Pempek di Cafe Sebrang Plasa Semanggi juga enak tuch... harganya Rp.9.000an. Tekwan pertama kali makan juga enak tapi kalo keseringan ueunek juga.

Kalo minggu pagi aku biasa olah raga di Senayan, trus kalo pulang ama temenku diajak mampir ke tukang bubur ayam di pasar Benhil, tempatnya rame banyak yang beli. Hii...iihhh geli dech rasanya denger bubur ayam, otakku dah nolah tuch. Tapi temenku nyuruh aku nyoba makan, akhirnya semangkok berdua dech, mesra donk... he..he..
Minggu berikutnya gitu lagi, makan bubur ayam tapi aku masih belum berani makan 1 porsi. Sampai minggu ke-3-an baru aku berani makan 1 porsi dan HASILnya habis gak bersisa, uenak... Sampai sekarang aku masih makan bubur ayam di pasar Benhil meski sekarang sendirian, hiks..hiks.. Dia dah gak ada disini lagi (sedih dech...). Harganya Rp.8.000-Rp.12.000an tergantung plus-plusnya (sate usus, telor, minum).

Bagi yang suka ama seafood ada informasi menarik, orang jakarta pasti dah tau tempatnya, Rumah makan H. Babe Lili, disini bukan hanya seafood sih, ada ayam bakar, ikan bakar (ikan bakarnya macem2, ada ikan HIU, ikan kambing-kambing, ikan kakap, kerang hijau, de..el..el..), cah kangkung dan berbagai minuman jus.
Aku pernah makan ikan kambing-kambingnya ama kerang hijau plus cah kangkung, mo nyoba ikan HIUnya masih ngeri he..he.. Tapi ikan kambing-kambingnya enak loh, dagingnya berasa seperti udang. Lezat pokoknya tapi abis dari sana kami berdua batuk-batuk, KENAPA YA....???RM H.Babe Lili buka juga di daerah Darmawangsa, temenku yang dah pernah kesana. Soal harga lumayan lah sesuai dengan rasa, berkisar Rp. 45.000/porsi ikan. Sekarang naik kali...

Seafood yang lainnya juga ada di depan pasar Benhil, bukanya malam jam 6an sampai tutup. Meskipun dipinggir jalan, tapi citarasa restoran. Suasananya agak romantis, soale ada live music. Harganya juga lumayan sih, ikan dihitung Rp. 8.000an/ons. Kepitingnya 1 porsi Rp. 100.000,- dapat 2 ekor kepiting, pesan 1 juga boleh loh... tergantung budget.

Bandar Jakarta, ini tempat lumayan bagus posisi di Ancol dekat pantai. Disini kita bisa beli berbagai macam ikan segar, tinggal pilih trus ditimbang en tinggal pesen dech mo dimasak model apa, dibakar, dirica-rica, digoreng tepung atau apapun bisa. Harganya juga lumayan sih...

Mau jajanan yang murah en tradisional?
Di dalam pasar benhil ada yang jualan bubur sumsum, yang bulet-bulet kaya baso (aku lupa namanya), pokoknya jajan pasar dech.. enak-enak loh. harganya juga terjangkau. Bukanya pagi sampai siang, kalo malam sereeemm.... he..he..

Ada yang suka BASO? di jalan Pati Unus ada Baso berbagi macam rasa, rasa keju, coklat, baso urat, de..el..el.. tinggal pilih, ambil sendiri en bayar dech..
Tips kalo makan disana, jangan ambil bihunnya banyak2, dikit aja takutnya uenek. Kalo kurang bisa ambil lagi kok... Tempatnya enak, santai, adem ayem kertoraharjo he..he..

Bagi yang kebarat-baratan, ada BurgerKing di Wisma Cakrawala - Thamrin, dekat ama Sarinah. Porsinya emang gedhe banget, tinggal pilih berbagai macam rasa. Bagi yang kurang hobi berger, siap-siap minta bungkus soale pasti gak habis. Harganya juga besar, lebih murah Burger Butho di Malang.

Ayoo.. siapa yang punya tempat favorit ato tongkrongan yang cihuuy..
Aku tunggu yaa infonya...

Selasa, 30 Desember 2008

Membuat SIM susah-susah gampang?

Hallo Para Petualang.....
Lagi liburan ya... Nich aku bagi pengalaman.

Pernahkah kalian berpikir, kalau seluruh pengemudi kendaraan bermotor di Indonesia melakukan ujian resmi untuk mendapatkan SIM? Apa yang terjadi? Dapat dipastikan banyak yang akan mengulang ujian berkali-kali. Mungkin sampai bosen ujian terus.
Kenapa mereka tidak lulus dalam ujian? Padahal nilai minimal lulus hanya 60 point. Kalau dilihat dari lembar soal, kelihatannya mudah tapi membingungkan. Banyak soal yang menjebak dan lembar soal kotor (ada coretan seperti jawaban) yang menambah kebingungan peserta ujian. Makanya banyak pencari SIM menggunakan cara kilat dan gak mau repot ikut ujian. Dengan berbagai alasan sibuk gak ada waktu, kalo test pasti gak lulus, dan berbagai alasan untuk gak ikut ujian SIM.
Para calo SIM berada di sekitar SAMSAT yang siap membantu kita untuk memperoleh SIM dengan mudah tanpa ujian. Saya melihat sendiri para calo mengerjakan soal ujian dengan meminjam jawaban dari petugas SAMSAT dan mereka hanya memberi nilai minimal lulus. Pemohon SIM tinggal nunggu aja di ruangan untuk dipanggil foto. Sangat mudahkan membuat SIM...???
Jadi kalo di jalan raya banyak terjadi kecelakaan, perlu ditanya orang yang kecelakaan (pengemudinya) cara mendapatkan SIMnya melalui ujian resmi atau nembak?
Nah... sekarang kalian para petualang yang punya SIM, gimana cara mendapatkannya?
Ayo... aku undang kalian para petualang untuk berbagi pengalaman.
Aku acungin JEMPOL buat yang ikut ujian tulis dan praktek hingga lulus sekali ikut ujian.
Untuk yang berkali-kali ikut ujian aku acungin JEMPOL juga atas kegigihan kalian.
Untuk yang nembak... aku SALUT atas usahanya mendapatkan SIM.
Semoga kita mematuhi peraturan lalu lintas dan angka kecelakaan di jalan raya berkurang atau tidak ada sama sekali (bisa gak ya...) Aaamiiin...

Rabu, 24 Desember 2008

RW berPistol?

Setujukah Anda dengan RW diijinkan pakai Pistol?

Wah... kalo itu terjadi, bukan kejahatan yang berkurang tapi keresahan masyarakat semakin besar. Coba bayangin kalo RWnya masih energic, bisa petentang-petenteng sambil bawa pistol kemana-mana. Ke pasar bawa pistol, ke mall bawa pistol, ketemuan (rapat) ama warga bawa pistol, ke toilet bawa pistol. Awas jangan sampai ke bawa tidur, nanti salah sasaran. he..he..
Kalo RWnya sudah tua, pegang pistol aja bisa gemeteran. Apalagi memakainya, bisa pingsan tuch..
Sebagai masyarakat saya kuatir terjadi penyalahgunaan senpi, bisa ajakan digunakan untuk menakut-nakuti orang yang gak sepaham ama mereka...

Gimana menurut kalian wahai para Genius?
Aku tunggu Argument dan partisipasinya.
Teng kyu...

Selasa, 23 Desember 2008

Opening



Blog ini berisi sesuatu yang akan menggelitik Anda untuk berkomentar, merenung, tidak setuju, setuju, pro-kontra, senang, ketawa, sedih, menangis, takut, marah, seru dech pokoknya, sampai pada akhirnya Anda akan mengerti (baca) "SIAPAKAH SAYA SEBENARNYA.....".

Kita akan menjelajahi ke beberapa daerah di Indonesia (meskipun aku belum ke seluruh nusantara sih.. he..he..).

Pertama kita akan menyusuri wilayah Ibu Kota tercinta Jakarta. Kita ubek-ubek dari makanannya,tempat wisatanya, daerah-daerah bersejarahnya, transportasinya, sampai ke tempat-tempat yang agak-agak serem (serem copet, serem jambret, serem rampok, serem banjir, serem kebakaran, serem ehm..ehm.. Tiitt... SENSOR).

Berikutnya kita akan ke daerah kecil di Jawa Timur, aku biasa menyebutnya "Bangil, The Small Beautyful". Di sini akan dibahas (serius banget kalimatnya, he..he..) tentang Bangil yang doeloe hingga sekarang.

Selanjutnya daerah-daerah yang pernah aku kunjungi seperti Pontianak, Bengkulu, Pekanbaru, Bandung, Solo, Yogya, Purwokerto, de..el..el..

Menerima permintaan informasi. Sak mampuku yaa...


Ok, Tunggu tanggal mainnya...